Jika Hari Ini adalah Hari Tidak Melakukan Apa-apa Sedunia
Mind Blowing saya
di hari ini: bagaimana kalau hari ini merupakan hari tidak melakukan apa-apa
sedunia? Maka tentu saja hal yang saya lakukan hari ini adalah hanya berada di
rumah, berdiam diri, dan tidak melakukan aktivitas apapun. Bermalas-malasan
sepanjang hari seperti seekor kucing.
Timbul pertanyaan saya, apa saja yang harus dilakukan dan
tidak boleh dilakukan di hari tidak melakukan apa-apa sedunia?
Sepertinya jika hari sakral itu benar-benar akan ditasbihkan,
maka saya akan membuat sebuah peraturan ketat di hari tidak melakukan apa-apa
sedunia. Hal utama adalah kita tidak melakukan sesuatu yang menguras otak
dengan kata lain melakukan sesuatu yang tidak butuh berpikir, selain itu juga
tidak boleh melakukan sesuatu yang melibatkan fisik (takut letih, karena sedang
merecharge diri dengan tidak melakukan apa-apa)
Hari tidak melakukan apa-apa sedunia semacam hari libur
nasional tidak? Tadinya saya pikir begitu. Hari libur nasional hanya berpengaruh
pada yang berkerja di kantor, kedinasan, juga anak-anak sekolah. Tapi ada
banyak pekerjaan lain yang tidak boleh berlibur walaupun tanggal di kalender
sudah sewarna merah yang terang benderang. Contohnya saja: pegawai rumah sakit,
penjaga palang pintu kereta, penghuni mercusuar, dll. Terbayang tidak kalau
semua orang libur, dan tidak melakukan apapun?
Tapi kalau benar-benar libur…ya seharusnya tidak ada lagi
orang-orang di jalan raya, berarti kita akan menemukan jalan raya sesepi planet
mars yang (katanya) tidak ada kehidupan disana, juga tidak akan ada
kendaraan-kendaraan yang melintas baik di darat, laut, ataupun udara, ya
bagaimana mau melintas penumpangnya kan tidak ada. Sudah sangat bisa dipastikan
bandara, stasiun, terminal, bahkan aktivitas kantor-kantor tutup, rumah sakit
tutup (para pasien terlantar, karena perawat , dokter, dan semua staff sibuk
mengurusi dirinya untuk tidak melakukan apa-apa). Bahkan untuk tidak melakukan
apa-apa juga perlu kesibukan ya?
Wah mengerikan..yasudah deh saya batalkan saja menjadi
pelopor untuk membuat “hari untuk tidak melakukan apa-apa sedunia.” Tiba-tiba
saya teringat akan cucian yang sedang tertumpuk. Bhay!

0 comments:
Post a Comment