Rasa

Share :



Life was like a box of chocolates. You never know what you're gonna get

kutipan yang berasal dari sebuah film kenamaan forrest gump, that quote always spining in my head all night long.......especially this night.

kurang lebih artinya begini,
mengapa kotak? kita bisa mengibaratkan kotak-kotak itu seperti sebuah pilihan, dan cokelat yang didalamnya adalah konsekuensi dari pilihan tersebut.
cokelat tidak semuanya manis, bahkan ada yang pahit.
begitulah dengan kehidupan yang kita pilih, kadang pahit, getir, tapi kalau bersabar rasa manis itu akan datang, karena kamu hanya perlu menunggu rasa manis itu dipertemukan dengan dirimu.

kadang dalam hidup kita perlu untuk merasakan rasa pahit, untuk mengingatkan bagaimana rasanya manis, tapi hati-hati jangan terlalu manis, karena kamu mungkin akan terjebak dengan rasa nikmatnya.
apabila sudah terbiasa menghadapi setiap rasa,
kamu tidak perlu curiga atau takut dengan sebuah kotak cokelat yang misterius.
kau tahu? karena kini kau pencicip setiap rasa, penggagas setiap konsekuensi.
karena dirimu tak akan peduli lagi dengan bagaimana isi dalam setiap kotak.
karena
manis
pahit
adalah rasa dari setiap rasa yang selalu dirindukan untuk dirasakan.

posted under | 0 Comments

Twist Ending

Share :



ini kejadiannya sama seperti film-film yang aku tonton,
alur cerita maju yang diselipkan dengan berbagai kejadian ini dan itu, si sutradara dengan apik membawa para penikmat film masuk ke dalam cerita, sambil menebak-nebak, apakah yang terjadi dengan A? apakah dia ada hubungannya dengan B? atau siapakah C dan D itu?
dan ternyata di ending cerita kita seringkali menemukan oh ternyata E merupakan dalang dari semua kejadian itu...dan kita hanya bisa ber-OOOOO (mangap lebar membentuk mulut bulat)

kalau sudah begitu, biasanya aku akan berkata, wow! twist ending yang hebat!
well, biasanya aku akan selalu kepikiran film itu setidaknya 2-7 hari..
tapi, yang aku temukan sekarang lebih hebat dari twist ending manapun, bahkan film karya christopher nolan sekalipun :)

pernah nggak kalian merasa kalo setiap pilihan yang kalian pilih itu tidak ada yang sia-sia, tidak ada yang benar atau salah, yang ada hanya kamu belum dipertemukan oleh jalanmu.
semisal hari ini kamu akan pergi ke kampus, kemudian alarm yang kamu setting ternyata terlambat berdering 10 menit, kamu pergi tergesa-gesa dan akhirnya ketinggalan laptop di rumah, karena dalam laptop itu ada bahan presentasimu, jadi kamu harus pulang lagi, kamu melihat jam dan ternyata masih ada waktu, lalu kamu berlari menuju halte, tetapi di jalan kamu menabrak ibu-ibu yang membawa belanjaan banyak, waktumu terbuang lagi karena harus membantu si ibu membereskan belanjaannya.
kamu melihat jam lagi, kamu tergesa-gesa, dan....kamu pun ketinggalan bis.

kamu menunggu di halte, sambil menggerutu, ah sial sekali aku hari ini! dan tanpa kamu ketahui, di tengah perjalanan bis tersebut mengalami kecelakaan menabrak pembatas jalan.
dan mari kita balikkan lagi alur tadi, kalau saja alarmmu berbunyi lebih awal, kalau saja kamu tidak ketinggalan laptop, kalau saja kamu tidak menabrak ibu-ibu yang membawa belanjaan banyak, kamu tidak akan terlambat 10 menit sampai halte, dan pastinya kamu sudah duduk tenang di bis.
duduk tenang?apa mungkin?

cerita di atas, hanya secuplik kejadian hidup yang mungkin sering dialami setiap orang, namun banyak dari kita tidak menyadari, bahwa apa maksudnya?kita seringkali menggerutu tanpa tahu bahwa Tuhan memiliki rencananya yang indah untuk kita.

akhir-akhir ini, aku pun selalu mengeluarkan kata "mengapa" dan "andai".
andai saja aku menerima pekerjaan A di awal, andai saja aku tidak menolak pekerjaan B, dan kenapa aku tidak mencoba ke C dulu sebelum aku ke A dan B.
ternyata alam semesta menyediakan jalan setapak sendiri untukku, untukku bertemu dengan pekerjaan E yang selama ini tidak pernah aku pikirkan, karena aku sudah kehilangan harapan.

dan well, aku jadi berpikir lagi, seperti ini ternyata twist ending dalam hidup.
sutradaranya bukan christopher nolan, tapi Allah.
pemerannya bukan leonardo dicaprio tapi aku gemala ranty.
senyum pun tersungging di wajahku, seraya berkata, Alhamdulillah ya Allah aku menantikan twist ending-Mu yang berikutnya..... :))

posted under | 0 Comments

swaaaash~ erased all the bad memories

Share :





setiap orang pasti memiliki atau pernah mengalami suatu kejadian yang tidak menyenangkan dalam hidupnya.
namun, yang membedakan adalah tidak semua orang dapat melupakan hal buruk yang terjadi dalam hidupnya, beberapa diantaranya bahkan tidak bisa lupa sama sekali, "bad memories" itu menumpuk sedikit demi sedikit sehingga menggerogoti jiwa dan pikiran.
sama seperti dalam lubang pada mentega yang tertusuk pisau.
aku sering mengatakan ini pada orang-orang disekitarku, jika kamu menyakiti seseorang ibaratkan ia seperti sebuah papan, dan kata-kata pedasmu adalah paku yang menancap pada papan itu, suatu ketika kau menyesal dengan perilaku/perkataanmu yang buruk,lantas kau ingin mencabut kembali paku itu dari si papan...
lantas..apa yang terjadi? ketika kau sudah berhasil mencabut paku itu, tapi bekasnya tetap tertinggal...
kadang,kita terlalu menyepelekan perasaan orang lain, tanpa kita sadari kita sudah meninggalkan bekas yang tidak pernah bisa ditambal pada hatinya..

seseorang yang kukenal menyimpan "bad memories" yang dimilikinya bertahun-tahun.
sejauh apapun ia berusaha untuk keluar dari lingkaran penderitaannya itu, ia selalu berakhir dengan satu kata. bahwa ia tidak pernah lupa dan tak akan pernah lupa.
dia lupa satu hal bahwa kita bisa memutuskan untuk bahagia atau tetap bersedih.
forget your bad memories because that's the simplest way to stay happy.

tapi aku memiliki mantra untukmu, untuk melupakan segala hal yang ingin kau lupakan.
lihat aku,
swaaaash~ erased all the bad memories

posted under | 0 Comments

Kosong

Share :




begitu nikmat keluar dari kerumunan..
berjalan seorang diri, menepi, menyepi, hanya ada diriku.
menempuh jalan yang tidak memiliki ujung,
kadang karena terlalu asik, aku sampai  lupa tentang kehadiran waktu yang hadir seperti air yang selalu mengalir.
jarum jam terus melaju, melesat tanpa mengenal ampun.
ia tidak memberiku tenggat atau aba-aba bahwa hari sudah senja.

hal terburuk adalah ketika kehilangan jalan pulang, tersesat.
disorientasi melanda, entah mana barat, timur, utara, atau selatan.
semua terlihat sama, pepohonan, bebatuan, tidak ada petunjuk jalan.
ketika dalam keadaan seperti ini, yang teringat hanya satu, kenapa aku tidak membawa kompas?kenapa aku tidak menyisakan remah-remah roti di sepanjang jalan?

semakin jauh aku berkelana, aku semakin takut tidak akan pernah kembali.
dan benar, aku merasa sudah terlalu jauh dari peredaran bumi.
bahkan, sekarang aku terhisap dalam segitiga bermuda.
oh ya?bagaimana bisa aku sampai terseret pusaran segitiga bermuda? terlalu rumit jika dipikirkan.
kalau sudah seperti ini, aku berharap semoga ada robot yang datang menuntunku kembali pulang, atau terserahlah apakah itu alien atau monster laut yang menjemputku, aku tidak peduli, yang penting aku pulang.
siapapun tolong aku, aku tidak ingin sendiri di pulau yang sepi ini.

ah, kadang sepi pun bisa menyakitkan.
sepi pun bisa menusukku sampai jauh menembus sumsum tulang.
tiba-tiba aku tersadar perihnya berkelana seorang diri,
ketika aku melihat kebelakang,
aku pun termenung, diam, lama sekali menatap jejak-jejak kakiku yang berjalan sendirian.
ya, aku sendiri.


posted under | 0 Comments

Dreaming traveler

Share :



katanya kita tidak boleh terlalu lama bermimpi, karena bermimpi itu semu.
setiap orang harus secepatnya terbangun dan kembali pada dunia nyata.
dunia hari ini, dunia sekarang, dunia detik ini yang sedang ia pijak.

bagiku dunia ku adalah mimpi, dan mimpiku awal untuk membangun duniaku.
melalui mimpi, aku bebas  untuk membangun setiap detil yang kuinginkan,
toko roti di persimpangan jalan, bangku-bangku di setiap sudut taman, pohon rindang di setiap tepi jalan, rumah-rumah dengan halaman luas, jalanan yang sepi, pantai dengan pasir putih, sungai dengan air yang bening, tumpukan buku yang belum dibaca, buah-buahan di pohon yang merunduk untukku, membuat jalan setapak menuju awan, langit yang dipenuhi warna hijau, kuning, ungu, dunia tanpa sekat hanya untukku.

adakalanya bagiku untuk kembali di kehidupan nyata, yaitu saat aku berjumpa dengan kehirukpikukan dunia.
dimana aku berbagi marah, sedih, kecewa, iba, dan hampa.
hari ini biarkan aku membangun lagi setiap detil yang kuinginkan yang tidak kudapatkan pada dunia nyata,
kalau begitu, bolehkah aku tidur sebentar lagi saja?


Salah membaca pertanda

Share :



"Sebenarnya apa itu pertanda?" batinku dalam hati.
mencoba menerka-nerka bak seorang ahli nujum kenamaan.
setiap tanda kujadikan pertanda, mimpi, perkataan, kerikil, bahkan remah roti, semua tidak terlewat kujadikan sasaran.

aku menyangkut pautkan apa yang aku alami kemarin,dengan hari ini,dan kemudian untuk dua hari yang akan datang, seminggu yang akan datang bahkan sebulan yang akan datang.
seolah ada kata yang selalu bergaung.
aku menghubungkan ini dan itu,semauku,sekehendakku.

terbit dalam pikiranku kini, apakah pertanda itu benar-benar ada?
atau hanya bentuk proyeksi alam bawah sadarku saja? untuk hal ini, kiranya aku tidak dapat menjawab.
ketika semua kejadian yang kupikir pertanda telah kujalin menjadi satu benang merah, barulah kusadar
bahwa pertanda yang selama ini kusembah hanyalah semu.
dia bukanlah pertanda,
aku salah membaca pertanda,
ataukah pertanda itu mencoba memberitahu padaku bahwa sebenarnya tidak ada pertanda?


Newer Posts Older Posts Home
Powered by Blogger.

    Get this widget!

Recent Comments